Kembali setelah kabar penutupan Adobe Flash Player pada akhir bulan tahun lalu, perusahaan Adobe Inc tengah diselimuti kabar duka dengan meninggal dunia salah satu pendirinya yaitu Charles ‘Chuck’ Geschke pada usia 81 tahun, yang juga dikenal sebagai pengembang teknologi format dokumen PDF . Geschke yang tinggal di pinggiran San Francisco Bay Area di Los Altos, meninggal pada Jumat (16/4/2021) lalu menurut penjelasan perusahaan.

“Ini adalah kerugian besar bagi seluruh komunitas Adobe dan industri teknologi, yang telah menjadi pemandu dan pahlawannya selama beberapa dekade. Sebagai salah satu pendiri Adobe, Chuck dan John Warnock mengembangkan perangkat lunak inovatif yang telah merevolusi cara orang membuat dan berkomunikasi,”

          kata CEO Adobe Shantanu Narayen  sebagaimana dikutip dari The Verge di Jakarta, Senin (19/4/21).

          Lebih lanjut, Narayen mengungkap bahwa Chuck telah menghasilkan beragam penemuan perangkat lunak seperti PDF, Acrobat, Illustrator, Premiere Pro, dan Photoshop.

          Sebelum mendirikan Adobe, Geschke sempat memperoleh gelar doktor dari Carnegie Mellon University di Pittsburgh. Setelah itu, ia kemudian bekerja sebagai programmer di perusahaan hardware asal Amerika Serikat, Xerox Palo Alto Research Center pada 1972. Disitulah Geschke pertama kali bertemu dengan John Warnock.  Satu tahun berselang tepatnya 1982, Geschke beserta John Warnock meninggalkan Xerox dan mendirikan Adobe. Produk pertama mereka adalah Adobe PostScript, bahasa pemrograman yang mendukung pengembangan industri desktop saat itu. Geschke menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) Adobe sejak Desember 1986 hingga Juli 1994. Geschke kemudian pensiun dari Adobe pada April 2000, tak lama setelah John Warnock mundur dari jabatannya sebagai CEO.

          Kini, Adobe telah melahirkan banyak produk termasuk software desain grafis seperti Photoshop, CorelDRAW, Illustrator, Acrobat, Flash, Creative Suite, Creative Cloud, berikut format file PDF yang kian populer. Atas kepergiannya, Geschke meninggalkan tiga orang anak, tujuh orang cucu, serta satu orang istri yang dinikahinya selama 56 tahun.

“Dia adalah seorang pengusaha terkenal, pendiri perusahaan besar di AS dan dunia, dan tentu saja dia sangat bangga akan hal itu. Ini adalah pencapaian besar dalam hidupnya, tetapi bukan fokus yang selalu ia kejar melainkan keluarganya,”

ujar Nancy Geschke, istri Charles Geschke mengungkapkan rasa bangganya terhadap sang suami.

Sumber :

cnnindonesia.com
tekno.kompas.com

Divisi Komunikasi dan Informasi
Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi
Universitas Tanjungpura
2020/2021


Administrator

HMSI (Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *