1. Jaringan Wi-Fi terverifikasi

Ingat bahwa hacker sangat cerdas, jadi kamu juga harus mampu satu langkah di depannya. Hacker sering membuat jaringan palsu, jadi verikasi nama jaringan untuk mencegah kamu menjadi korban, lebih baik matikan file sharing. Fitur itu sangat mudah dimatikan di Control Panel.

2. Gunakan https://

Maksud dari kode ini adalah koneksi antara browser dan server jaringan terenkripsi, jadi data apapun yang disubmit pada situs akan tetap aman dari kebocoran. Banyak browser juga menampilkan symbol gembok pada awal alamat situs yang terenkripsi.

3. Gunakan Virtual Private Network (VPN)

VPN akan mengenkripsi lalu – lintas datamu dan bertindak sebagai terowongan yang terlindungi antara klien (browser) dan server. Semua data melalui terowongan tidak akan terlihat oleh hacker dan mereka tidak bisa mengakses informasi dan aktivitas daringmu.

4. Aktifkan firewall

Biasanya kita mematikan Windows Firewall karena terganggu dengan pop up dan notifikasi yang sering muncul, tapi keberadaan memang penting. Jika kamu ingin mengaktifkan, masuk ke Control Panel – System and Security – Windows Firewall.

5. Gunakan antivirus

Antivirus sangat berguna untuk memberi tahu kita apabila diketahui ada virus yang masuk dalam gadget atau jika terdapat aktivitas mencurigakan, serangan nakal, atau malware yang masuk ke sistem via jaringan Wi-Fi public.

sumber : @ilmu_networking @faktadunia (instagram)

Divisi Komunikasi dan Informasi HMSI Universitas Tanjungpura Periode 2019/2020


Administrator

HMSI (Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *