Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan adanya pergeseran penggunaan internet di kawasan perkotaan akibat pandemi Covid-19.

“Dalam masa pandemi Covid-19 ada perubahan atau pergeseran konfigurasi pemanfaatan atau penggunaan internet. Sebelumnya konfigurasi pemanfaatan internet itu berada di kantor. kampus, sekolah dan tempat publik. Namun, saat ini konfigurasi penggunaan internet bergeser ke perumahan, tempat tinggal, dan  pemukiman,” tutur Menteri Johnny saat memberikan keynote opening remarks dalam Global Online Startup Weekend COVID-19 Indonesiadari Jakarta melalui konferensi video, Jumat (24/04/2020).

Sementara itu, CfDS (Centre for Digital Society) UGM (Universitas Gadjah Mada) mencatat kejahatan siber termasuk penipuan rekayasa sosial juga meningkat terutama menyasar pembelanjaan barang medis dan kebutuhan sehari-hari.

Menteri Kominfo mengakui hal itu sebagi konsekuensi pelaksanaan imbauan pemerintah untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah, beribadah di rumah dan melakukan aktivitas sebisa mungkin dari rumah. “Akibat dari work from home, internet yang banyak dan meningkat di wilayah real estate, perumahan dan pemukiman,” ungkapnya.

Kementerian Kominfo telah meminta kepada penyelenggara layanan telekomunikasi seluler dan penyedia jaringan internet untuk menambah kapasitas dan infrastruktur jaringan guna mendukung pelaksanaan bekerja dan belajar dari rumah.

“Perusahaan-perusahaan seluler harus melakukan itu dan infrastruktur tambahan untuk memastikan tersedianya layanan internet di wilayah-wilayah yang tadi,” ungkapnya.

Menurut Menteri Kominfo, pihaknya melakukan monitoring kualitas layanan agar bisa mendukung aktivitas warga terdampak pandemi Covid-19. “”Kami memonitor hingga sekarang ada peningkatan penggunaan suara dan data internet sekitar 5% sampai 10%. Traffic masih lebih rendah dibandingkan saat bulan Ramadan tahun 2019,” katanya. 

Meski demikian, Kementerian Kominfo bersama operator telekomunikasi dan penyedia jaringan internet akan menjaga kualitas layanan jika ada peningkatan traffic. “Kami memperkirakan peningkatan traffic pada akhir bulan Ramadan tahun ini. Puncaknya saat Idulfitri karena PSBB. Perkiraan potensi peningkatan trafik akan naik sekitar 40%,” ungkapnya.

Menteri Johnny menyatakan apresasi atas upaya penyelenggara layanan telekomunikasi seluler dan penyedia jaringan internet yang mendukung imbauan pemerintah.

Sumber : kominfo.go.id

Divisi Komunikasi dan Informasi Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Tanjungpura Periode 2019/2020


Administrator

HMSI (Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *