Metaverse ternyata menarik perhatian Qualcomm. Metaverse secara umum adalah dunia virtual di mana pengguna dapat berinteraksi secara digital seperti di dunia nyata. Augmented dan virtual reality adalah bagian dari metaverse. Aplikasi yang paling umum untuk saat ini adalah game. Namun potensi pemanfaatannya mencakup berbagai bidang dan minat.

       Produsen chipset Qualcomm menyiapkan dana 100 juta dolar AS atau setara Rp 1,4 triliun untuk mengembangkan ekosistem metaverse.

       Dana ini akan dipakai untuk pengembangan teknologi extended reality (XR), augmented reality (AR), dan kecerdasan buatan (AI).

       Mengutip ZDNet, Rabu (23/2/2022), dana yang disiapkan dalam program Snapdragon Metaverse Fund ini, akan disalurkan melalui gabungan investasi ventura oleh Qualcomm Ventures dan hibah dari Qualcomm Technologies.

       “Program Snapdragon Metaverse Fund akan membantu developer dan perusahaan untuk memasuki era teknologi Metaverse,” kata Presiden dan CEO Qualcomm Cristiano Amon seperti dilansir GSM Arena.

       Nantinya, Qualcomm akan menyalurkan dana besar itu ke perusahaan investasi gabungan ventura Qualcomm Ventures dan hibah dari Qualcomm Technologies. Qualcomm akan menggunakan dana itu untuk menciptakan pengalaman XR di berbagai bidang seperti game, kesehatan dan kebugaran, media, entertainment, pendidikan, dan enterprise.

       Selain pendanaan, Qualcomm memastikan perusahaan yang masuk dalam program ini akan menerima akses awal ke sejumlah teknologi XR. Mulai dari hardware, jaringan investor, dan peluang marketing serta promosi.

       Selain itu, Qualcomm juga bekerja sama dengan Square Enix sebagai bagian dari proyek Snapdragon Spaces untuk mengembangkan headset yang menawarkan pengalaman gaming mixed reality.

       Sebelumnya, Amon juga mengumumkan bahwa Qualcomm Snapdragon bakal menjadi tiket menuju metaverse. Klaim ini diperkuat dengan perangkat seperti Facebook Oculus Quest sudah didukung oleh Snapdragon.

       Ia juga percaya kalau konsep XR ini, termasuk AR dan VR, bakal lebih sukses dari perangkat smartphone.

Sumber:
-Suara.com
-infokomputer.grid.id
-Merdeka.com

Divisi Komunikasi dan Informasi
Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi
Universitas Tanjungpura
2021/2022


Administrator

HMSI (Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tanjungpura

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *